HIP HTI Dompu: Demokrasi Tak Mungkin Lahirkan Pemimpin Amanah


HIP-Perdana-HTI-Dompu_7182

Foto bersama Pembicara dan Para Tokoh

Kambali Dompu Mantoi – Partai Politik Ekstra Parlemen yang selama ini getol memnyuarakan penerapan Syariat Islam dan penegakan kembali Negara Islam (Khilafah), yakni Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Dewan Pimpinan Daerah II Kabupaten Dompu mengadakan acara Halqah Islam dan Peradaban Edisi Perdana pada Ahad (6/9/2015) di Aula Gedung PKK, Dompu. Acara yang bertajuk “Pemimpin Dambaan Ummat” tersebut bertujuan sebagai medium penyadaran terhadap masyarakat Dompu akan pentingnya memilih pemimpin yang akan menerapkan syariat Islam secara paripurna.

Ketua Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Dompu Ustadz Muhammad Sholeh menyatakan sistem demokrasi tidak mungkin melahirkan pemimpin yang dapat mengatur masyarakat dengan baik dan amanah. “Karena demokrasi adalah sistem yang rusak,”.

Dalam acara yang dihadiri sekitar 150 orang dari berbagai kalangan tersebut, ia menghimbau peserta untuk meninggalkan sistem kufur tersebut. “karena menerapkan demokrasi hanya akan melahirkan kerusakan demi kerusakan,” ujarnya.

HIP-Perdana-HTI-Dompu_7144

Sedangkan pembicara lainnya, aktivis HTI Bima Ustadz Muhammad Ayyubi memaparkan sosok pemimpin dalam Islam. Ia menjelaskan untuk menjadi seorang pemimpin dambaan umat maka harus shiddiq, tabligh, amanah dan fathanah (STAF). “Pemimpin yang ‘STAF’ hanya kompatibel dengan sistem Islam yakni Khilafah Islamiyah bukan demokrasi,” pungkasnya.

Antusiasme seluruh peserta dalam acara ini sangat luar biasa. Hal tersebut terlihat dalam sesi tanya jawab. Saat sesi tanya jawab dibuka, sebagian besar audien laki-laki mengacungkan tangan untuk bertanya. Sayangnya, walaupun ada permintaan dari salah satu tokoh peserta HIP agar ada tambahan waktu 30 menit, namun dengan berat hati moderator harus mengakhiri acara HIP ini karena waktu sewa gedung hanya sampai pukul 11.00 Wita. [SKI]

Tentang Uma-Seo Makambali Dompu-Mantoi

Orang Dompu, tak tinggal di Dompu. Hanya orang biasa, tapi punya cita-cita
Pos ini dipublikasikan di Haba dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s