Biografi Sultan Pertama Dompu, Sultan Syamsuddin


Kambali Dompu Mantoi – Sultan Syamsuddin bernama asli La Bata Na’e. Ia adalah putera Bumi Luma Na’e, raja Dompu ke-7 yang bergelar Dewa Mawa’a Taho. Ia masuk Islam setelah Kerajaan Dompu tersentuh oleh dakwah Syaikh Nurdin, seorang da’i asal Baghdad pada masa pemerintahan ayahnya. Ayahnya menyambut baik tamu asing dari Arab ini, bahkan Syaikh Nurdin dinikahkan dengan seorang puteri. Tidak ada keterangan yang jelas apakah puteri tersebut anak dari Dewa Mawa’a taho dan saudara La Bata Na’e atau bukan. Namun gadis istana itu akhirnya berganti nama menjadi Khadijah. Dari pernikahannya dengan Syaikh Nurdin, Puteri Khadijah melahirkan tiga orang anak yang salah satu bernama Joharmani dan kelak dipersunting oleh La Bata Na’e.

Sultan Muhammad Sirajuddin, Keturunan Sultan Syamsuddin

Sultan M. Sirajuddin

La Bata Na’e sangat serius untuk mendalami agama Islam. Bukti keseriusannya adalah bahwa ia giat menuntut ilmu dan memperdalam agama barunya itu, yakni Islam. Ia sempat belajar Islam ke Bima, Gowa, bahkan sempat merantau ke Pulau Jawa. Setelah merasa cukup dengan ilmu agama yang ia miliki, ia kembali ke Dompu. Pada tahun 1545, La Bata Na’e naik tahta untuk menggantikan ayahnya. Ia menjadikan Islam sebagai agama resmi Negara dan merubah bentuk pemerintahan menjadi sebuah kesultanan. Ia berganti nama menjadi “Syamsuddin” yang berarti “mentari dalam Islam.” Berakhirlah era Kerajaan Hindu Dompu dan dimulailah era Kesultanan Islam.

Sultan Syamsuddin kemudian menikahi anak dari Syaikh Nurdin dan mengangkat iparnya Syaikh Abdul Salam menjadi seorang Ulama Istana, yakni sebagai seorang Qadhi (hakim). Beliau memerintah Negara yang beliau pimpin dengan berdasarkan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah sebagai bentuk kepatuhan terhadap perintah Tuhannya. Karena Allah, Tuhannya yang baru telah berfirman:

Maka putuskanlah perkara di antara mereka (rakyat) menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu.(TQS. Al Maaidah: 48).

Sekitar tahun 1585, datanglah beberapa ulama Islam ke Dompu. Mereka adalah Syaikh Hasanuddin dari Sumatera, Syaikh Abdullah dari Makassar dan Syaikh Umar Al Bantani dari Madiun Jawa Timur. Mereka menetap di Kesultanan Dompu untuk membawa Syi‘ar Islam.
Kedatangan 3 Ulama dari negeri yang jauh tersebut mendapat sambutan yang positif dari Sultan Syamsuddin dan masyarakat di wilayah Kesultanan Dompu umumnya. Sultan Syamsuddin kemudian memberikan mereka jabatan strategis. Syaikh Hasanuddin mendapat kehormatan dari Sultan untuk menduduki jabatan Qadhi (hakim) Kesultanan dan beliau bergelar Waru Kali. Sedangkan Syaikh Umar Al Bantani dan Syaikh Abdulah dipercaya oleh Sultan untuk menjadi Imam Masjid di Kesultanan Dompu. Masjid itu dulunya berada di lokasi kantor Kelurahan Karijawa sekarang.

Makam Sultan Pertama Dompu, Sultan Syamsuddin, di Bukit Doro Mpana

Makam Sultan Pertama Dompu, Sultan Syamsuddin, di Bukit Doro Mpana (Sumber: Da Asmaragna’s Blog)

Setelah 45 tahun memerintah, Sultan Syamsuddin akhirnya digantikan oleh keturunannya bernama Sultan Jamaluddin. Beliau dimakamkan di puncak bukit Doro Mpana. Makam ini baru ditemukan pada tahun 2012 lalu lewat sejumlah ritual berbau syirik dari dua orang dukun dan pengikut sebuah aliran tarekat. Atas jasanya menjadikan Islam sebagai agama resmi Negara, Sultan Syamsuddin digelari Shohibul Karomah wa al-Fadhilah (Pemilik Karomah dan Keutamaan). (Uma Seo)

Tentang Uma-Seo Makambali Dompu-Mantoi

Orang Dompu, tak tinggal di Dompu. Hanya orang biasa, tapi punya cita-cita
Pos ini dipublikasikan di Sejarah Dompu dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Biografi Sultan Pertama Dompu, Sultan Syamsuddin

  1. Ping balik: sri love family

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s